Selain mengurangi resiko kanker, tomat juga dapat melawan beberapa penyakit degenerative, seperti jantung koroner. Ini di karenakan tomat mengandung zat antioksidan yang disebut lycopene. Dan lycopene pada olahan tomat seperti saus tomat, pasta tomat dan sup tomat, lebih mudah diserap tubuh di bandingkan lycopene pada buah tomat. David L yeung PhD, general manager global Nutition service, HJ Heinz company di Pittsburgh, PA, USA mengatakan dari sejumlah penelitian, dibuktikan bahwa lycopene yang memberi warna merah pada tomat dapat mencegah dan membantu melawan kanker payudara, kanker serviks , prostat, jantung koroner, serta penyakit kulit dan sistim pencernaan.
Lycopene mampu melindungi tubuh dari oksidan-oksidan penyebab kanker yang di sebut dengan radikal bebas. Dalam pertemuan tahunan the American association for cancer research (AACR) ke- 90 di Philadelphia mempresentasikan hasil penelitian Dr ome kucuk dari karmanos cancer institute pada 30 pria penderita kanker prostat sebagian dari pasien tersebut mendapat ekstrak pure tomat sebanyak 15 mg dua kali sehari. Setelah 3 minggu hasil observasi menunjukan adanya kemajuan terhadap penderita kanker yang mendapat terapi lycopene. Studi lain yang di publikasi dalam jurnal Natio center institute menyebutkan, penelitian terhadap 47.000 pria berusia 40-70 tahun yang mengkonsumsi tomat secara teratur, baik dalam bentuk saus maupun jus, membuktikan bahwa lycopene mengurangi resiko kanker prostat dan beberapa penyakit degenerative lain sebanyak 20 – 30 mg perhari.
Lycopene mampu melindungi tubuh dari oksidan-oksidan penyebab kanker yang di sebut dengan radikal bebas. Dalam pertemuan tahunan the American association for cancer research (AACR) ke- 90 di Philadelphia mempresentasikan hasil penelitian Dr ome kucuk dari karmanos cancer institute pada 30 pria penderita kanker prostat sebagian dari pasien tersebut mendapat ekstrak pure tomat sebanyak 15 mg dua kali sehari. Setelah 3 minggu hasil observasi menunjukan adanya kemajuan terhadap penderita kanker yang mendapat terapi lycopene. Studi lain yang di publikasi dalam jurnal Natio center institute menyebutkan, penelitian terhadap 47.000 pria berusia 40-70 tahun yang mengkonsumsi tomat secara teratur, baik dalam bentuk saus maupun jus, membuktikan bahwa lycopene mengurangi resiko kanker prostat dan beberapa penyakit degenerative lain sebanyak 20 – 30 mg perhari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar